Bermula dari melayu , bahasa perantara Di selat Malaka , di pelabuhan tua Sejak Sriwijaya , ia telah berlayar Menjadi lungua franca , penghubung setia Bangkit di kongres , ikrar suci pemuda Tanggal dua puluh delapan , Oktober bulannya Diikrarkan " Indonesia " bukan melayu semata Sumpah nan abadi , penentu harga bangsa Dari prasasti batu , hingga media digital Bahasa Indonesia terus tumbuh , tak pernah lekang Menjadi bahasa negara , resmi dan terawat Di dunia pendidikan , di setiap sidang dan ruang Menyerap kata asing , memeluk bahasa daerah Kaya dan dinamis , tak takut berubah Jembatan komunikasi , menghapus sekat - sekat Menyatukan pulau , suku , dan semua hasrat Ia sederhana , mudah dipelajari , lugas Tata bahasa yang luwes , tak terikat kala Tak mengenal kasta , demokratis , dan bebas Setiap insan setara , dalam tutur kata Keunikannya inklusif , merangkul segala rasa Membiarkan keberagaman bersinar , tanpa paksa Di dalam kosakatanya , terdapat hikayat purba Bhinneka Tunggal Ika , tersemat dalam aksara Ribuan lidah berbicara , beragam bunyinya Namun satu suara memanggil " Indonesia " Dialah perekat hati , penawar sengketa Lambang kebanggaan , di mata dunia Bahasa yang indah , mengalir di nadi pertiwi Menjaga mimpi leluhur , demi masa depan sejati Wahai Bahasa Indonesia , kau cermin jiwa kami Kau pemersatu bangsa , abadi sepanjang hari
No comments at this point, please be the first to comment on this post.